Pagi yang kunanti telah terbit
Cahaya pun berpencar menyapa republik
Kabut embun tebal seakan memeluk sang mentari
Dingin angin hangat sinar telah menusuk sanubari
Diikuti kibaran sang saka yang menepis keraguan
Merah berani putih suci yang akan selalu berdampingan
Singsingkanlah lengan bajumu kawan
Langkahkan kaki terjang barisan awan
Sampai saatnya senja telah bergerilya
Pantang mundur teruslah maju nyalakan asa
Dan jika malam berhias bulan purnama telah melambai-lambai
Maka niscaya, saat itulah bintang-bintang akan berhasil engkau gapai
Bojonegoro, 3 Mei 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar